Archive | May 2017

[Kemudahan] Layanan Paspor

Sehari setelah mengurus perpanjangan paspor di kantor Imigrasi Bandara Soeta, grup WA kantor memposting berita tentang kemudahn pengurusan paspor yang telah dilakukan oleh kantor Imigrasi Jakarta Selatan. Menurut berita, ujicoba telah dilakukan sejak tanggal 16 Mei 2017 tentang penerapan aplikasi antrean paspor online dan kemudahan penggantian paspor yang hanya melampirkan KTP dan paspr lama. Klik tautan berikut jika ingin membaca detailnya: http://www.imigrasi.go.id/index.php/berita/berita-utama/1389-layanan-paspor

Berita itu terasa seperti angin surga mengingat pengurusan paspor yang bisa dibilang lumayan panjang birokrasinya dan lumayan memakan waktu juga. Mumpung masih segar dalam ingatan karena baru saja mengurus perpanjangan paspor tanggal 23 Mei 2017, tulisan ini tertuang sekadar sebagai kenangan sekaligus harapan bahwa kemudahan layanan paspor itu sudah diaplikasikan di semua kantor Imigrasi.

Karena banyak berita menuliskan tentang panjangnya antrean untuk mengurus paspor di kantor Imigrasi Bandara, sejak jam 04.20 jemari sudah sibuk memencet tombol gawai untuk mendapatkan transportasi secara online. Baru berhasil mendapatkan moda transportasi jam 04.50. Untungnya masih subuh sehingga jalanan lancar dan sampai di kantor Imigrasi jam 05.15. Sempat clinguk-clinguk karena tak terlihat antrean mengular di sisi kanan gedung. Setelah berjalan menyusuri sisi gedung, terlihat beberapa orang telah duduk mengantre. Meski sempat salah duduk di kursi antrean, aku masih kebagian “kursi normal” di antrean sisi kanan.

Kursi antrean memang dipisahkan di sisi kiri dan kanan pintu masuk. Kursi antrean sisi kiri (arahnya menghadap pintu masuk) khusus bagi prioritas (lansia dan anak-anak). Kursi antrean sisi kanan adalah antrean reguler. Antrean ini berjajar sekitar 35 kursi lalu disambung satu bangku kayu, dan kemudian tembok pendek (yang bisa menjadi tempat duduk) yang memanjang dari ujung antrean sisi kanan sampai ke ujung antrean sisi kiri, setelah itu antrean berdiri di sepanjang sisi gedung.

Waktu penantian pun dimulai dari jam 05.15. Menurut berita, biasanya tiap hari Selasa dan Jumat, pendaftaran dibuka jam 06.00. Setelah ditanyakan ke petugas jaga, aturan itu sudah tak berlaku lagi. So, antrean pun sabar menanti dan telah mulai “mengular” sampai di sisi gedung saat jarum jam perlahan beranjak menuju angka 07.15 dan formulir dalam map kuning mulai dibagikan petugas.

Sekitar jam 07.00 sebelum formulir dibagikan, dibacakan berkas-berkas yang perlu disiapkan untuk dilampirkan dalam map:
1. fotokopi KTP (harus e-KTP, jika belum punya harus ada surat pernyataan bahwa e-KTP sedang dalam proses pembuatan)
2. fotokopi KK (Kebetulan membawa KK lama yang mencantumkan data ortu. Ini penting karena ada kolom nama dan tanggal lahir ortu yang perlu diisi. Bisa telepon juga sebenarnya jika kita lupa :).
3. fotokopi akta lahir. Ini sebenarnya bisa diganti dengan fotokopi ijazah SD/SMP/SMA. Fungsinya untuk cek nama kita dan nama ortu.
4. fotokopi paspor lama: halaman depan dan belakang (bagi yang mengurus perpanjangan paspor)
5. surat referensi dari tempat kerja.

Beberapa poin penting yang wajib diperhatikan:
1. semua berkas difotokopi dalam ukuran A4, termasuk e-KTP (jangan dipotong sekecil ukuran asli)
2. pastikan NIK di KK sama dengan NIK di e-KTP
3. pastikan penulisan ejaan nama (termasuk spasi) sama di semua berkas. Jika ada perbedaan penulisan, perlu dibuat surat pengantar.
4. bawalah pena dengan tinta hitam untuk mengisi formulir 🙂

Setelah selesai mengisi formulir, lampirkan semua berkas fotokopi dan berkas aslinya. Tulis “e-paspor” di bagian dalam map. Tepat di angka 07.30, petugas mempersilakan sekitar 50 orang untuk masuk ke ruangan dan duduk antre lagi. Namun kali ini, antreannya “berjalan” a.k.a bergeser tiap kali kursi kosong karena mulai dilayani “pengambilan nomor”. Sekitar jam 08.10 nomor antrean kuperoleh: 2-024. Ada dua versi nomor: dimulai dengan angka 1 bagi antrean prioritas (1-001 dst.) dan dimulai dengan angka 2 bagi antrean reguler (2-001 dst.)

nomor antrean

Di loket pengambilan nomor ini, petugas memeriksa kelengkapan berkas dan mencocokkan nama pemohon paspor. Setelah ok, nomor antrean tersemat di bagian dalam map. Setelah itu, aku menuju ke sisi kursi yang diizinkan untuk duduk di mana pun sembari menunggu panggilan. Sebenarnya ada 6 ruang yang disiapkan, tetapi hanya 4 ruang yang “beroperasi” pagi ini. Sekitar jam 09.30, nomorku dipanggil ke “ruang 2”.

Di ruang 2 ini, ada 2 set meja dan petugasnya yang siap melayani. Aku mendapat meja di sisi kiri dan diperiksa lagi berkas-berkas di map. Berkas fotokopi dan paspor asli diambil petugas. Berkas-berkas asli lainnya dikembalikan. Setelah itu, ditanya kapan rencana pergi ke luar negerinya. Hanya itu pertanyaan wawancaranya. Kemudian proses foto dan scan sidik jari tangan kanan dan kiri. Komputernya berjalan lambat saat memproses data dan akhirnya tercetak juga bukti untuk pembayaran sekitar jam 09.45. Paspor baru bisa diambil setelah 15 hari kerja. Lumayan juga . . .

Sebelum keluar dari ruangan, pastikan untuk menanyakan syarat untuk meminta kembali paspor lama. Ada yang mengatakan bahwa paspor lama pasti dikembalikan karena dibutuhkan saat mengurus visa. Tak perlu mengisi formulir permintaan kembali paspor lama. Ada juga yang menyarankan untuk mengambil formulir permintaan itu di tempat fotokopi (ada di dalam kantin). Agar aman, aku tetap mengambil formulir permintaan kembali paspor lama dengan membayar Rp1.000 saja.

Akhirnya semua proses di kantor Imigrasi pun selesai. Saat pulang, masih ada antrean di luar gedung karena batas pembagian formulir adalah jam 10.00. Good luck bagi mereka karena aku saja memerlukan waktu hampir 2 jam untuk antrean di dalam gedung.

Sesampai di kantor, terpikir untuk pergi ke BCA atau BNI untuk membayar pembuatan paspor. Iseng bertanya ke mbah google dan ada petunjuk untuk membayarnya via KlikBCA. Tak perlu pergi, cukup dengan sentuhan jari, pembayaran pun kelar kulakukan. Thanks untuk situs Jalan-Jalan Hemat yang memaparkan cara pembayarannya. Cek tautan ini: http://www.jalanjajanhemat.com/2017/01/cara-membayar-paspor-menggunakan-klikbca/

Nah, selesai sudah semua langkah. Tinggal menanti 15 hari untuk menantikan terbitnya paspor baru 🙂 Ada SMS gateway untuk update status pembuatan paspor itu. Sorry burem fotonya, tapi masih jelas dibaca 😉

sms-gateway

Dari jam 05.15–09.45 untuk mengurus perpanjangan paspor . . . alangkah indahnya jika kemudahan layanan paspor benar-benar diterapkan di semua kantor Imigrasi. Adakah warga Jakarta Selatan yang sudah menikmati kemudahan layanan itu?

Jakarta, 23 Mei 2017

Advertisements