merayap

Puluhan kendaraan mengular memenuhi dua ruas jalan menuju Semanan. Dari arah berlawanan, kendaraan-kendaraan yang muncul menahan guliran rodanya saat angkot yang kutumpangi meliak-liuk mencari jalan. Lalu terdengar sapaan bersamaan gemerincing recehan yang berpindah tangan dari pengemudi ke telapak penjaga rel kereta . . . memuluskan jalannya angkot untuk melintas pertama. Saat mendekati simpang Semanan, pejalan kaki pun menang telak melawan angkot sang raja jalanan. Ada terselip bangga karena tak satu pun keluh terucap dari mulut pengemudinya. Namun peluh tak bisa kubendung. Hawa panas makin meraja lela dan klakson pun unjuk suara. Hebatnya mulut pengemudi tetap terkunci, tapi jemarinya lincah memainkan bunyi, mengusik telinga. Bunyi mereda saat simpang berhasil ditembus dan angkot itu melaju mengantarku.

Semanan, 28 Mei 2016—#latihan 1
gaya tulisan lebay dot com 🙂 (#dibuangsayang)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s